Islamic insight and store
BOOMBOX ZINE

Pemikiran Politik dan Jihad Abu Mush'ab As-Suri

25 Agustus 2020 | Figure

Dibalik sosok Osama bin Ladin sebenarnya banyak eksponen pemikir muslim yang menyumbangkan gagasan tentang kebangkitan umat seperti Anwar al-Awlaki, Abu Mush’ab az-Zarqowi, dan dr. Ayman al-Zawahiri. Dari semua nama itu ada satu nama yang paling menonjol ialah Abu Mush’ab as-Suri

Pemikiran Politik dan Jihad Abu Mush'ab As-Suri

Dibalik sosok Osama bin Ladin sebenarnya banyak eksponen pemikir muslim yang menyumbangkan gagasan tentang kebangkitan umat seperti Anwar al-Awlaki, Abu Mush’ab az-Zarqowi, dan dr. Ayman al-Zawahiri. Dari semua nama itu ada satu nama yang paling menonjol ialah Abu Mush’ab as-Suri yang sangat aktif menuliskan ide gerakan jihad terkhusus membuat struktur berpikir politik para jihadis.

Dia adalah Musthafa bin Abdul Qadir Sit Maryam Nashar atau yang lebih dikenal dengan sebutan Abu Mus’ab As-Suri. Lahir di bumi jihad yang masih bergolak hingga saat ini, Aleppo, Suriah, tanggal 26 Oktober 1958. Pria berambut coklat dan bermata hijau ini dikenal dari kalangan keluarga “Sit Maryam” yang dinisbatkan nama kakeknya. Namanya mencuat pertama kali ketika tangannya menorehkan karya emas yang berjudul At-Tajarubah Al-Jihadiyah fi Suriya (Pengalaman Jihad di Suriah) dan menjadi aktor yang memainkan saat terjadi perang di Aljazair setelah kisruhnya pemilu yang dimenangkan oleh Partai FIS.

Abu Mush’ab menilai bahwa keumuman para jihadis (pada masa setelah perang Afghanistan) kurang mumpuni untuk berbicara politik. Ketertinggalan ilmu ini ia coba jabarkan dalam kitab Dakwah al-Muqowammah al-Islamiyyah al-‘Alamiyyah. Dalam memunculkan warna politik Islam syaikh menyebutkan pentingnya sebuah momen yang disebut furqon (pembeda haq dan bathil). Dengan munculnya furqon umat Islam di perediksi bisa ke langkah selanjutnya baik menggelar distribusi keadilan atau merebut kekuasaan politik.

Syaikh membagi wilayah hukum menjadi dua ada yang disebut dengan hukum tasyri dan hukum ijtihadi. Tasyri ialah hukum yang sudah gamblang disebut dalam Qur’an dan Hadits. Sementara ijtihadi adalah hukum yang sumbernya perlu di qiyas pada waki’ (realita) sehingga bisa mengambil manfaat. Dari pembagian ini maka umat bisa mengambil sikap toleransi yang jelas di kancah politik yang selama ini di sebut abu-abu oleh semua politisi dunia.

Dalam hal merebut kekuasaan atau mendirikan daulah, syaikh menitik beratkan pada wilayah konflik yang subur agar bisa mengkembangbiakan para askar (militer) dan ajang tukar pikiran seputar wacana politik. Bahkan syaikh menegaskan dalam bukunya Dakwah al-Muqowammah al-Islamiyyah al-‘Alamiyyah untuk membentuk replika konflik dalam kota dan mengambil isu global untuk menarik simpatisan jihadis. Dari karangan buku-buku beliau maka Barat menominasikan bahwa Syaikh Abu Mush’ab adalah arsitek jihad modern.

Dalam masa produktifitasnya menuliskan gagasan kebangkitan Islam. Syaikh harus berurusan dengan polisi dunia dan bahkan masuk dalam daftar orang paling dicari di dunia setelah Osama bin Ladin, dr. Ayman az-Zawahiri, Abu Mush’ab az-Zarqowi. Syaikh mulai aktif bersama Osama bin Ladin sejak tahun 1988 dan pada tahun 2000 ia resmi berbaiat kepada Amirul Mukminin Mulah Muhammad Umar yang kala ini menjadi negara Islam yang menerapkan 100% syari’at Islam.

Beliau menjadi buron pihak Barat atas tuduhan keterlibatan di sejumlah aksi teror. Juga dianggap sebagai salah mentor para pelaku pemboman WTC (11/9). AS pun menghargai kepalanya dengan US$ 5 juta. Kecurigaan ini bermula dari laporan media, diduga bahwa salah satu dari rekan-rekannya, Azizi Amer Maroko (Usman al-Andalusi), bertemu dengan aktor 9/11, Mohammed Atta dan Ramzi bin al-Shibh di Tarragona. Pemerintah Spanyol memburunya karena dianggap sebagai saksi yang mengetahui rencana pemboman kereta api di Madrid pada 11 Maret 2004. Adapun pihak Inggris menuduhnya sebagai otak pemboman sarana transportasi di London pada 7 Juli 2005. Akhirnya beliau tertangkap oleh pihak keamanan Pakistan di Quetta pada Oktober 2005, kemudian diserahkan kepada AS.

Dari keluasan ilmu politik Islam yang dimiliki syaikh, pantaslah jika kehadiran dan kontribusinya sangat ditakuti oleh Barat. Entah bagaimana keadaannya sampai detik ini. Kondisi terakhir yang dilansir oleh Reuters menyebutkan bahwa Syaikh Abu Mus’ab As-Suri masih dalam masa penahanan di penjara Suriah. Laporan itu tertanggal pada Juni 2009. Semoga Allah kuat beliau dalam ujian iman dan perjuangan, jikalau ia telah wafat maka semoga amalnya diterima oleh Allah sebagai syuhada.

Pemikiran Politik Abu Bakar Ba’asyir

Judul : Pemikiran Politik Abu Bakar Ba’asyir
Penulis : Indra Martian MA
Penerbit : JURNIS Publishing
Ukuran : 14×20,5
Berat : 400gr

Populer

© Copyright Boombox Zine 2021